Fungsi ALL (DAX)

Mengembalikan semua baris dalam sebuah tabel, atau semua nilai dalam sebuah kolom, dengan mengabaikan filter yang mungkin telah diterapkan. Fungsi ini bermanfaat untuk mengosongkan filter dan membuat perhitungan di semua baris pada tabel.

Artikel ini menguraikan fungsi di dalam Data Analysis Expressions (DAX), rumus bahasa ekspresi yang digunakan untuk menentukan perhitungan di Power Pivot di Excel. Banyak fungsi DAX memiliki nama yang sama dan berperilaku mirip seperti fungsi Excel; namun, fungsi DAX hanya bisa digunakan dalam rumus DAX.

Di artikel ini


Sintaks

ALL( {<table> | <column>[, <column>[, <column>[,…]]]} )

Atas Halaman Atas Halaman

Parameter

Istilah

Definisi

table

Tabel berisi filter yang akan dikosongkan.

column

Kolom berisi filter yang akan dikosongkan.

Argumen untuk fungsi ALL harus merupakan referensi pada tabel dasar atau referensi pada kolom dasar. Anda tidak dapat menggunakan ekspresi tabel atau ekspresi kolom dengan fungsi ALL.

Atas Halaman Atas Halaman

Nilai yang Dikembalikan

Tabel atau kolom dengan filter dihapus.

Atas Halaman Atas Halaman

Keterangan

Fungsi ini tidak digunakan dengan sendirinya, namun berperan sebagai fungsi perantara yang dapat digunakan untuk mengubah serangkaian hasil atas beberapa perhitungan lain yang dilakukan.

Seperti yang dijelaskan pada tabel berikut, Anda dapat menggunakan fungsi ALL dan ALLEXCEPT dalam skenario berbeda.

Fungsi dan Penggunaan

Deskripsi

ALL(Table)

Menghapus semua filter dari tabel yang ditentukan. Sebagai akibatnya, ALL(Table) mengembalikan semua nilai dalam tabel, menghapus filter dari konteks yang mungkin telah diterapkan.

Fungsi ini bermanfaat bila Anda mengerjakan banyak tingkat pengelompokan dan ingin membuat perhitungan yang menciptakan rasio nilai agregat terhadap nilai total. Contoh pertama menunjukkan skenario ini.

ALL (Column[, Column[, …]])

Menghapus semua filter dari kolom yang ditentukan dalam tabel; semua filter lainnya pada kolom lain dalam tabel masih berlaku. Argumen semua kolom harus berasal dari tabel yang sama.

Varian ALL(Column) bermanfaat bila Anda ingin menghapus filter konteks untuk salah satu kolom tertentu atau lebih dan mempertahankan semua filter konteks lainnya.

Contoh kedua dan ketiga menunjukkan skenario ini.

ALLEXCEPT(Table, Column1 [,Column2]...)

Menghapus semua filter konteks dalam tabel, kecuali filter yang diterapkan ke kolom tertentu.

Pilihan ini menjadi cara pintas praktis jika Anda ingin menghapus filter di banyak, namun tidak semua, kolom dalam tabel.

Atas Halaman Atas Halaman

Contoh: Hitung Rasio Penjualan Kategori terhadap Total Penjualan

Deskripsi

Misalkan Anda ingin mencari jumlah penjualan untuk sel yang ditampilkan, maka pada PivotTable, bagi dengan penjualan total untuk semua penjual. Untuk memastikan agar penyebut tetap sama tanpa memperhitungkan bagaimana pengguna PivotTable memfilter atau mengelompokkan data, tentukan rumus yang menggunakan ALL untuk membuat jumlah total yang benar.

Tabel berikut memperlihatkan hasil saat sebuah bidang terhitung baru, All Reseller Sales Ratio, dibuat menggunakan rumus yang ditampilkan pada bagian kode. Untuk melihat cara kerjanya, tambahkan bidang, CalendarYear, ke area Label Baris pada PivotTable, lalu tambahkan bidang, ProductCategoryName, ke area Label Kolom. Setelah itu, seret bidang terhitung, All Reseller Sales Ratio, ke area Nilai pada PivotTable. Untuk melihat hasil sebagai persentase, gunakan fitur format Excel untuk menerapkan format angka persentase ke sel yang berisi bidang terhitung.

All Reseller Sales

Label Kolom

       
Label Baris Accessories Bikes Clothing Components Total Keseluruhan
2005 0.02% 9.10% 0.04% 0.75% 9.91%
2006 0.11% 24.71% 0.60% 4.48% 29.90%
2007 0.36% 31.71% 1.07% 6.79% 39.93%
2008 0.20% 16.95% 0.48% 2.63% 20.26%
Total Keseluruhan 0.70% 82.47% 2.18% 14.65% 100.00%

Kode

=SUMX(ResellerSales_USD, ResellerSales_USD[SalesAmount_USD])/SUMX(ALL(ResellerSales_USD), ResellerSales_USD[SalesAmount_USD])

Komentar

Rumusnya dikonstruksikan sebagai berikut:

  1. Pembilang, SUMX(ResellerSales_USD, ResellerSales_USD[SalesAmount_USD]), adalah jumlah nilai dalam ResellerSales_USD[SalesAmount_USD] untuk sel yang ada pada PivotTable, dengan filter konteks yang diterapkan di CalendarYear dan ProductCategoryName.
  2. Untuk penyebut, mulai dengan menentukan tabel, ResellerSales_USD, lalu gunakan fungsi ALL untuk menghapus semua filter konteks pada tabel.
  3. Setelah itu, gunakan fungsi SUMX untuk menjumlahkan nilai pada kolom ResellerSales_USD[SalesAmount_USD]. Dengan kata lain, Anda akan mendapatkan jumlah ResellerSales_USD[SalesAmount_USD] untuk penjualan semua penjual.

Untuk informasi selengkapnya tentang cara membuat bidang terhitung, lihat Membuat Bidang Terhitung pada PivotTable atau PivotChart.

 Catatan    Contoh di atas menggunakan tabel, ResellerSales_USD, DateTime, dan ProductCategory dari contoh buku kerja DAX.

Atas Halaman Atas Halaman

Contoh: Hitung Rasio Penjualan Produk terhadap Total Penjualan Selama Tahun Berjalan

Deskripsi

Misalnya, Anda ingin membuat tabel yang memperlihatkan persentase penjualan dibandingkan masing-masing kategori produk pada setiap tahunnya (ProductCategoryName). Untuk mendapatkan persentase masing-masing nilai ProductCategoryName pada setiap tahunnya, Anda harus membagi jumlah penjualan untuk tahun tertentu dan kategori produk dengan jumlah penjualan untuk kategori produk yang sama di semua tahun. Dengan kata lain, pertahankan filter pada ProductCategoryName, namun hapus filter pada tahun saat menghitung penyebut persentase.

Tabel berikut menunjukkan hasil saat bidang terhitung baru, Reseller Sales Year, dibuat menggunakan rumus yang ditampilkan pada bagian kode. Untuk melihat cara kerjanya, tambahkan bidang, CalendarYear, ke area Label Baris pada PivotTable, lalu tambahkan bidang, ProductCategoryName, ke area Label Kolom. Untuk melihat hasil sebagai persentase, gunakan fitur format Excel untuk menerapkan format angka persentase ke sel yang berisi bidang terhitung, Reseller Sales Year.

Reseller Sales Year

Label Kolom

       
Label Baris Accessories Bikes Clothing Components Total Keseluruhan
2005 3.48% 11.03% 1.91% 5.12% 9.91%
2006 16.21% 29.96% 27.29% 30.59% 29.90%
2007 51.62% 38.45% 48.86% 46.36% 39.93%
2008 28.69% 20.56% 21.95% 17.92% 20.26%
Total Keseluruhan 100.00% 100.00% 100.00% 100.00% 100.00%

Kode

=SUMX(ResellerSales_USD, ResellerSales_USD[SalesAmount_USD])/CALCULATE( SUM( ResellerSales_USD[SalesAmount_USD]), ALL(DateTime[CalendarYear]))

Komentar

Rumusnya dikonstruksi sebagai berikut:

  1. Pembilang, SUMX(ResellerSales_USD, ResellerSales_USD[SalesAmount_USD]), adalah jumlah nilai dalam ResellerSales_USD[SalesAmount_USD] untuk sel yang ada pada PivotTable, dengan filter konteks yang diterapkan di kolom CalendarYear dan ProductCategoryName.
  2. Untuk penyebut, hapus filter yang ada di CalendarYear menggunakan fungsi ALL(Column). Tindakan ini akan menghitung jumlah baris tersisa pada tabel ResellerSales_USD, setelah menerapkan filter konteks yang ada dari label kolom. Efek bersihnya adalah untuk penyebut, jumlah dihitung berdasarkan ProductCategoryName yang dipilih (filter konteks tersirat) dan semua nilai pada Tahun.

Untuk informasi selengkapnya tentang cara membuat bidang terhitung, lihat Membuat Bidang Terhitung pada PivotTable atau PivotChart.

Atas Halaman Atas Halaman

Contoh: Hitung Kontribusi Kategori Produk terhadap Penjualan Total Per Tahun

Deskripsi

Misalnya, Anda ingin membuat tabel yang memperlihatkan persentase penjualan untuk masing-masing kategori setiap tahunnya. Untuk mendapatkan persentase masing-masing kategori produk pada tahun tertentu, Anda harus menghitung jumlah penjualan untuk kategori produk tertentu (ProductCategoryName pada tahun n, lalu bagi nilai hasilnya dengan jumlah penjualan tahun n dengan semua kategori produk. Dengan kata lain, pertahankan filter pada tahun, namun hapus filter pada ProductCategoryName saat menghitung penyebut persentase.

Tabel berikut memperlihatkan hasil ketika bidang terhitung baru, Reseller Sales CategoryName, dibuat menggunakan rumus yang ditampilkan di bagian kode. Untuk melihat cara kerjanya, tambahkan bidang, CalendarYear ke area Label Baris pada PivotTable, lalu tambahkan bidang itu, ProductCategoryName, ke area Label Kolom. Setelah itu, tambahkan bidang terhitung baru ke area Nilai pada PivotTable. Untuk melihat hasil sebagai persentase, gunakan fitur format Excel untuk menerapkan format angka persentase ke sel yang berisi bidang terhitung baru, Reseller Sales CategoryName.

Reseller Sales CategoryName

Label Kolom

       
Label Baris Accessories Bikes Clothing Components Total Keseluruhan
2005 0.25% 91.76% 0.42% 7.57% 100.00%
2006 0.38% 82.64% 1.99% 14.99% 100.00%
2007 0.90% 79.42% 2.67% 17.01% 100.00%
2008 0.99% 83.69% 2.37% 12.96% 100.00%
Total Keseluruhan 0.70% 82.47% 2.18% 14.65% 100.00%

Kode

=SUMX(ResellerSales_USD, ResellerSales_USD[SalesAmount_USD])/CALCULATE( SUM( ResellerSales_USD[SalesAmount_USD]), ALL(ProductCategory[ProductCategoryName]))

Komentar

Rumusnya dikonstruksikan sebagai berikut:

  1. Pembilang, SUMX(ResellerSales_USD, ResellerSales_USD[SalesAmount_USD]), adalah jumlah nilai dalam ResellerSales_USD[SalesAmount_USD] untuk sel yang ada pada PivotTable, dengan filter konteks yang diterapkan di bidang CalendarYear dan ProductCategoryName.
  2. Untuk penyebut, gunakan fungsi ALL(Column) untuk menghapus filter pada ProductCategoryName, lalu hitung jumlah baris tersisa pada tabel ResellerSales_USD, setelah menerapkan filter konteks yang ada dari label baris. Efek bersihnya adalah untuk penyebut, jumlah dihitung berdasarkan Tahun yang dipilih (filter konteks tersirat) dan semua nilai pada ProductCategoryName.

Untuk informasi selengkapnya tentang cara membuat bidang terhitung, lihat Membuat Bidang Teritung pada PivotTable atau PivotChart.

 Catatan    Contoh ini menggunakan tabel, ResellerSales_USD, DateTime, dan ProductCategory dari contoh buku kerja DAX. Untuk informasi lebih lanjut tentang contoh, lihat Dapatkan Contoh Data untuk Buku Kerja PowerPivot.

Atas Halaman Atas Halaman

 
 
Berlaku pada:
Excel 2013, Power Pivot in Excel 2013