AVERAGE (Fungsi AVERAGE)

Artikel ini menguraikan sintaks rumus dan penggunaan fungsi (fungsi: Rumus yang ditulis sebelumnya yang mengambil nilai, menjalankan operasi, dan mengembalikan nilai. Gunakan fungsi untuk menyederhanakan dan mempersingkat rumus pada lembar kerja, terutama rumus yang melakukan perhitungan panjang atau kompleks.) AVERAGE dalam Microsoft Excel.

Deskripsi

Mengembalikan rata-rata (rata-rata aritmatika) dari argumen. Misalnya, jika rentang (rentang: Dua atau beberapa sel di sebuah lembar. Sel dalam sebuah rentang bisa berdekatan atau tidak berdekatan.) A1:A20 berisi angka, rumus =AVERAGE(A1:A20) akan mengembalikan rata-rata angka itu.

Sintaks

AVERAGE(number1, [number2], ...)

Sintaks fungsi AVERAGE memiliki argumen (argumen: Sebuah nilai yang menyediakan informasi untuk sebuah tindakan, kejadian, metode, properti, fungsi atau prosedur.) berikut:

Keterangan

  • Argumen bisa berupa angka atau nama, rentang, atau referensi sel yang berisi angka-angka.
  • Nilai logika dan teks representasi angka yang Anda ketikkan secara langsung ke dalam daftar argumen akan dihitung.
  • Jika rentang atau argumen referensi sel berisi teks, nilai logika, atau sel kosong, nilai-nilai itu diabaikan; akan tetapi, sel dengan nilai nol dimasukkan.
  • Argumen yang merupakan nilai kesalahan atau teks yang tidak dapat diterjemahkan menjadi angka menyebabkan kesalahan.
  • Jika Anda ingin menyertakan nilai logika dan teks representasi angka dalam suatu referensi sebagai bagian dari perhitungan, gunakan fungsi AVERAGEA.
  • Jika Anda ingin menghitung rata-rata nilai yang hanya memenuhi kriteria tertentu, gunakan fungsi AVERAGEIF atau fungsi AVERAGEIFS.

 Catatan   Fungsi AVERAGE mengukur tendensi sentral, yang merupakan lokasi sentral sekelompok angka dalam distribusi statistik. Tiga ukuran umum tendensi sentral antara lain:

  • Rata-rata, yang merupakan nilai rata-rata aritmatika, dan dihitung dengan menambahkan sekelompok angka lalu membaginya dengan hitungan angka tersebut. Misalnya, rata-rata dari 2, 3, 3, 5, 7, dan 10 adalah 30 dibagi 6, yaitu 5.
  • Median, merupakan angka tengah sekelompok angka; jadi, separuh dari angka-angka tersebut mempunyai nilai yang lebih dari mediannya, dan separuh angka mempunyai nilai yang kurang dari median. Misalnya, median dari 2, 3, 3, 5, 7, dan 10 adalah 4.
  • Modus yang merupakan angka yang paling sering muncul dalam grup angka. Misalnya, modus dari 2, 3, 3, 5, 7, dan 10 adalah 3.

Untuk distribusi simetris dari sekelompok angka, ketiga pengukuran tendensi sentral ini semuanya sama. Untuk distribusi grup angka tak simetris, bisa berbeda.

 Tip   Ketika Anda menghitung rata-rata sel, ingatlah perbedaan antara sel kosong dan sel yang berisi nilai nol, khususnya jika Anda telah mengosongkan kotak centang Perlihatkan nilai nol di sel yang memiliki nilai nol dalam kotak dialog Opsi Excel dalam aplikasi desktop Excel. Ketika opsi ini dipilih, sel-sel kosong tidak dihitung, tetapi nilai nol dihitung.

Untuk menemukan kotak centang Perlihatkan nilai nol di sel yang memiliki nilai nol:

  • Pada tab File, klik Opsi, lalu, dalam kategori Tingkat Lanjut, lihat di bawah Tampilkan opsi untuk lembar kerja ini.

Contoh

Salin contoh data di dalam tabel berikut ini dan tempel ke dalam sel A1 lembar kerja Excel yang baru. Agar rumus memperlihatkan hasil, pilih datanya, tekan F2, lalu tekan Enter. Jika perlu, Anda bisa menyesuaikan lebar kolom untuk melihat semua data.

Data
10 15 32
7
9
27
2
Rumus Deskripsi Hasil
=AVERAGE(A2:A6) Rata-rata angka dalam sel A2 hingga A6. 11
=AVERAGE(A2:A6, 5) Rata-rata angka dalam sel A2 hingga A6 dan angka 5. 10
=AVERAGE(A2:C2) Rata-rata angka dalam sel A2 hingga C2. 19
 
 
Berlaku pada:
Excel 2013, Excel Online